yandex

Hati Dan Perasaanku Bukan Hotel Bintang 5

JadiJudi – Hati Dan Perasaanku Bukan Hotel Bintang 5, bukannya aku tidak ingin membiarkanmu masuk. Bukan pula karena sudah ada seseorang di dalam, yang tidak berkenan keluar dan ingin tetap tinggal. Tidak. Sama sekali tidak ada alasan kenapa kamu seperti kubiarkan berada di ambang pintu. Mungkin aku tidak ingin ada seseorang yang bertamu. Untuk saat ini.

Aku hanya ingin ada seseorang yang benar-benar berniat untuk masuk dan tinggal selamanya. Bukan sekadar bertamu yang hanya menyapa, atau hanya minum kopi sembari mengobrol ringan. Tapi, tak perlu berkecil hati.

Kita tentu masih bisa terus bercengkerama seperti biasa, di bawah pohon rindang, di pinggir taman, atau sesekali berjalan menuju tempat asing yang nyaman. Cukup menyenangkan bukan, dengan hanya membayangkan.

Bukan Saatnya Bertamu. Hati Dan Perasaanku Bukan Hotel Bintang 5
Hati Dan Perasaanku Bukan Hotel Bintang 5

Hati dan perasaanku bukan Teras

Dan tentu jika kamu hanya berniat untuk bertamu, boleh-boleh saja. Kita bisa asik bertukar cerita hingga bosan sebatas hanya di teras, bersama teman sekelas, atau hanya kita berdua, itu bebas.

Karena aku tidak ingin membawamu terlalu dalam, sehingga mungkin jika kamu bosan dan ingin cepat pulang, aku akan merasa sangat kehilangan. Jadilah tamu yang menyenangkan tanpa banyak sekali permintaan yang mungkin sulit untuk kupenuhi.

Bukan Saatnya Bertamu. Hati Dan Perasaanku Bukan Hotel Bintang 5

Hati Dan Perasaanku Bukan Hotel Bintang 5Sekalipun suatu ketika kamu sangat ingin masuk. Bahkan kerap menerka apa yang sebenarnya ada di dalam. Tak perlu kamu lakukan. Karena kamu adalah tamu. Kamu tidak pernah menumbuhkan niat untuk tetap tinggal. Kamu hanya singgah sementara. Aku adalah tempat kamu berbagi cerita. Begitupun kamu tempatku berbagi cerita.

Mengetahui terlalu dalam tentang masing-masing bukanlah hal baik. Dan aku takut mengecewakan. Dan aku takut kamu melupakan. Sehingga cukup baik saja kita hanya berbagi di halaman yang indah.

Jika kamu pergi tidak ada yang berjejak. Tidak ada yang tertinggal. Sehingga kapanpun tidak ada yang mengingatkanku tentangmu. Hanya cerita indah bahwa kamu pernah singgah di taman pekaranganku.

Bukan Saatnya Bertamu. Hati Dan Perasaanku Bukan Hotel Bintang 5
Hati Dan Perasaanku Bukan Hotel Bintang 5

Sekalipun suatu ketika kamu sangat ingin masuk. Bahkan kerap menerka apa yang sebenarnya ada di dalam. Tak perlu kamu lakukan. Karena kamu adalah tamu. Tamu. Kamu tidak pernah menumbuhkan niat untuk tetap tinggal. Kamu hanya singgah sementara. Aku adalah tempat kamu berbagi cerita. Begitupun kamu tempatku berbagi cerita.

Bukan Saatnya Bertamu Hati Dan Perasaanku Bukan Hotel Bintang 5
Hati Dan Perasaanku Bukan Hotel Bintang 5

Mengetahui terlalu dalam tentang masing-masing bukanlah hal baik. Dan aku takut mengecewakan. Dan aku takut kamu melupakan. Sehingga cukup baik saja kita hanya berbagi di halaman yang indah. Jika kamu pergi tidak ada yang berjejak. Tidak ada yang tertinggal. Sehingga kapanpun tidak ada yang mengingatkanku tentangmu.

Bukan Saatnya Bertamu Hati Dan Perasaanku Bukan Hotel Bintang 5 5
Hati Dan Perasaanku bukan hotel

Cerita kehidupan yang dimulai dari kamu dan aku. Bukan hanya aku. Bukan hanya kamu. Tapi kita. Jadi, sebaiknya jangan pernah menyembunyikan niatmu. Karena aku jelas tidak bisa membaca niat seseorang. Katakan jika kamu hanyalah tamu. Agar aku tau. Dan aku akan bilang Bukan Saatnya Bertamu.

Sehingga pekarangan ini tak jadi tempat kita mengobrol. Namun di dalam rumah yang lebih nyaman dan menenangkan. Dan jika iya, kamu lebih dari sekadar tamu. Kamu berniat untuk tinggal selamanya. Maka, kuucapkan, selamat datang.

Sekian info dari Realbola, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda dan kami ucapkan terimakasih.

Artikel Terkait

Back to top button